IBU.
sosok yang begitu bermakna. sosok yang selalu ada.
Ah, Robbi,,kini hamba sadar mengapa Engkau mengaruniakan syurga bagi siapa saja yg berbakti pada ibunya.
kini hamba baru mengerti mengapa Rasulullah SAW sampai mngulangnya 3 kali untuk bakti pada ibu.
IBU.
aku ingat tangismu saat menjelang pendaftaran masuk ITB.
IBU.
aku ingat peluhmu saat mengantarku pergi kesana kemari.
IBU.
aku ingat ceriamu saat lelah ini menyelimuti.
IBU.
aku ingat nasehatmu ketika di kamar, sore itu. tentang mimpi kita
IBU.
aku selalu ingat sakitmu karena lelah mengantarku.
IBU.
aku ingat doamu dan senyummu saat menjelang sidang sarjana kala itu.
IBU.
aku ingat tangismu saat anakmu ini lulus sebagai Sarjana, sebagai peserta sidang terbaik dan lulus cumlaude.
IBU.
aku pun ingat betul tangismu karena mencari uang untuk biaya wisuda.
IBU.
aku lihat beratnya bebanmu.
IBU.
selalu ada doamu untukku.
IBU.
IBU.
aku selalu mencintaimu.
dan akan selalu mencintaimu, ibu..
IBU.
kelak aku pun ingin menjadi IBU seperti dirimu.
IBU.
gelar itu lebih aku banggakan dibandingkan gelar apapun di dunia ini.
menjadi seorang IBU, yang dengan takwanya dapat mengantarkan ke syurga.
dan semoga aku bisa membawa ibu ke syurga. akan ku banggakan di hadapan Allah SWT karena IA mengaruniakannya untukku. akan ku sembah sujud Ilahku, karena mengaruniakan wanita berharga seperti IBU.
IBU.
IBU.
aahh, keren cin.. ngena banget..
ckckckck.. ocin udah lulus aja, dari jaman dulu ya? dari kapan cin? trus skrang?
i think, we need to meet..
Oleh: Tiari on Juli 1, 2010
at 5:50 am
keren
Oleh: krisanti on September 6, 2010
at 5:50 pm
ocin emang keren.. salut.. barakallah..
Oleh: Esa on Maret 15, 2011
at 11:27 pm